Dua (Satu)

- Zardoz

Di suatu hari yang cerah di surga, ketika Adam dan Hawa masih boleh bercengkarama di bawah pohon-pohon terlarang, terdengar langkah-langkah Tuhan mengetuk bergema, sebelum Ia bicara,

Tuhan  : “Adam …”

Adam  : “Hamba, Tuhanku”.

Tuhan  : “Hari ini aku akan memberimu satu kabar gembira, dan satu kabar buruk”.

Adam  : “Mohon katakan itu, Tuhanku. Tak sabar aku mendengarnya”

Tuhan  : “Kabar gembiranya, Aku akan memberimu dua buah organ tubuh.”

Adam  : “Tak kuasa aku tampik kemurahan Mu, o, Tuhan. Apakah yang dua itu?”

Tuhan  : “Yang pertama adalah otak. Dengan otak engkau akan bisa berpikir. Engkau bisa mengingat, engkau bisa belajar, engkau bisa menimbang, mengambil kesimpulan dan memecahkan masalah”

Adam  : “Terimakasih, Tuhanku”

Tuhan  : “Yang kedua yaitu penis. Dengan itu engkau bisa bersenang-senang dengan Hawa dan memperoleh keturunan.”

Adam  : “Dua anugerah yang luar biasa, Tuhanku. Lalu apakah kabar buruk itu?”

Tuhan  : “Kabar buruknya adalah, dua organ itu tidak bisa kamu gunakan pada saat bersamaan.”

***

Ah, selalu saja mencari alasan.