Salon of May

La Liberté guidant le peuple (Liberty Leading the People) by Eugène Delacroix
Negeri Persia di Asia Tengah. Rakyat tertekan di bawah kepemimpinan diktator. Robot-robot juga mendapat perlakuan yang tidak semestinya seperti yang telah ditetapkan PBB. Negeri itu diperintah seseorang yang mengaku keturunan sah Dinasti Persia kuno. Monarki absolut yang mengontrol politik, ekonomi, tentara dan semuanya, Raja Darius ke-14. Dengan kekuatan militer yang besar, dua menginvasi negeri tetangga.
Dia bermaksud menguasai seluruh Asia Tengah. Sementara itu presiden Alexander dari Republik Thracia yang menganggap dirinya pemimpin dunia menyatakan keprihatinan terhadap kekuatan militer robot yang besar di negeri Persia. Melalui PBB, dia mengusulkan “ttraktat larangan produksi robot pemusnah massal.”
Setelah traktat disetujui, presiden Alexander menuduh bahwa Persia menyembunyikan robot pemusnah massal. PBB mengirim tim investigasi ke Persia. Namanya tim investigasi “Bora”.
Robot pemusnah massal yang disebut-sebut Thracia tidak ditemukan.
Dampak perang menimbulkan luka kejiwaan yang dalam. Ada anak-anak yang kondisi kejiwaannya sangat parah. Khususnya satu anak di antara mereka, desanya musnah dalam sekejap. Hanya dia yang tersisa, yang lainnya lenyap. Kepala bagian belakangnya terbakar. Sampai sekarang anak itu hanya bisa mengucapkan satu patah kata. Suara yang keluar dari anak itu, “Bora”.